Sejarah Pencapaian/Inovasi

   
Mendorong Inovasi yang Relevan dari Puncak

"Inovasi kualitas dan fokus pasar yang tajam telah mendorong Goodyear ke arah yang benar. Kami percaya kami mengambil langkah yang tepat untuk meraih kinerja yang lebih baik di masa depan"
"Produk-produk yang inovatif adalah jiwa dari perusahaan kami."
"Berkat kapabilitas para ilmuwan, teknisi dan staf pemasaran kami, kami terus menciptakan teknologi relevan yang yang lebih baik di masa depan"
"kami yakin bahwa kami akan menang jika kami secara agresif berinovasi di seluruh aktivitas bisnis kami"

 
Robert J. Keegan
Chairman, Chief Executive Officer & President t
   
 
   

Sejarah Brand

The Goodyear Tire & Rubber Company mulai berdiri di tahun 1898 ketika Frank Seiberling membeli pabrik pertama perusahaan ini dengan menggunakan uang yang dia pinjam dari salah seorang iparnya. Karet dan kapuk harus diangkut dari sumbernya di belahan bumi yang satu lagi ke sebuah kota kecil yang hanya memiliki transportasi rel yang terbatas dan jauh dari pelabuhan. Seiberling menamakan perusahaan ini dengan nama perintis yang gagah berani Charles Goodyear, sang penemu vulkanisasi. Dia juga menetapkan cap dagang kaki bersayap yang khas yang hingga kini tetap menjadi tali pengikat ke masa lampau perusahaan.

 
   
 
   

Dari perusahaan karet...

Dengan hanya 13 pekerja, produksi Goodyear mulai dengan menghasilkan lini produk yang terdiri atas ban-ban sepeda dan kereta, alas tapak kaki kuda dan chip untuk bermain poker. Setelah bisnis berjalan selama sebulan, penjualan mencapai US$ 8,246. Sejak ban sepeda pertama di tahun 1898, Goodyear terus mendayung bisnisnya sehingga tumbuh menjadi perusahaan ban terbesar di dunia, julukan yang diperolehnya di tahun 1916 ketika perusahaan ini mengadopsi slogan"Lebih banyak orang menggunakan ban Goodyear dari pada jenis-jenis lainnya". Perusahaan ini menjadi perusahaan karet terbesar di dunia di tahun 1926. Tahun-tahun awal yang begitu legendaris membentuk karakter khas perusahaan dan tetap terasa hingga kini dalam semua aspek perusahaan dan dalam hubungannya dengan para pelanggannya.

Hingga menjadi brand global

Bila hari ini Anda melihat brand global Goodyear, dengan ribuan terobosan, inovasi, penemuan baru, penyempurnaan, Anda sedang melihat refleksi dari karakter yang berani, inovatif dan bersahaja dari para pendiri perusahaan ini. Kini Goodyear adalah perusahaan ban terbesar di dunia yang hadir di keenam benua dan dengan penjualan per tahun mencapai US$ 15 milyar. Di samping ban-ban dengan merek Goodyear, perusahaan ini juga memproduksi brand yang disegani seperti Dunlop, Kelly Fulda, Lee, Sava dan Debica, sementara unit-unit bisnis di luar ban menyediakan produk-produk karet dan polymer untuk pasar otomotif dan industrial.



   
 
   
Inovasi

Inovasi – aliran ide, produk dan material baru yang kreatif secara terus-menerus – selalu berada satu revolusi di depan di tengah-tengah semua aktivitas Goodyear. Perusahaan ini membangun fasilitas riset di tahun 1943, yang sejak itu telah mengumpulkan ribuan paten. Berbagai penemuan oleh ilmuwan dan teknisi Goodyear telah dipakai tidak hanya dalam produk-produk ban dan otomotif tetapi juga dalam jantung dan persendian buatan, bahan pelekat, lapangan buatan untuk tempat anak-anak bermain dan kemasan makanan ini hanya sebagian. Goodyear Research menjadi tempat pelatihan bagi Paul Flory, seorang pemenang hadiah Nobel di bidang polimer. Dua research associates telah menerima Goodyear Medal, penghargaan paling tinggi dari Rubber Division dari American Chemical Society, yang memberikan penghormatan kepada ilmuwan dan insinyur yang telah menciptakan inovasi yang menonjol.
Saat ini ilmuwan dan insinyur Goodyear Research datang dari berbagai pelosok dunia dan terus bekerja di baris terdepan dalam bidang pengetahuan perkaretan dan polimer. Mereka juga telah berkembang dan memasuki bidang-bidang yang beragam termasuk komputer, fisika, matematika, mekanika rekayasa, metalurgi dan sebagainya guna menciptakan berbagai material dan proses yang unik.

 

Baris Terdepan dalam Riset

Goodyear Research menjadi tempat pelatihan bagi Paul Flory, seorang pemenang hadiah Nobel di bidang polimer. Dua research associates telah menerima Goodyear Medal, penghargaan paling tinggi dari Rubber Division dari American Chemical Society, yang memberikan penghormatan kepada ilmuwan dan insinyur yang telah menciptakan inovasi yang menonjol.

 
Ilmu pengetahuan tentang karet dan polimer
Saat ini ilmuwan dan insinyur Goodyear Research datang dari berbagai pelosok dunia dan terus bekerja di baris terdepan dalam bidang pengetahuan perkaretan dan polimer. Mereka juga telah berkembang dan memasuki bidang-bidang yang beragam termasuk komputer, fisika, matematika, mekanika rekayasa, metalurgi dan sebagainya guna menciptakan berbagai material dan proses yang unik..


   
 
   
Tonggak-tonggak Sejarah  
   

Selama lebih dari 100 tahun Goodyear telah memimpin teknologi dan inovasi ban, mulai dari ciptaan Charles Goodyear di tahun 1839 berupa vulkanisasi hingga introduksi teknologi Bubble Blade di tahun 2004. Melalui riset tingkat lanjut dan praktik manufaktur yang mengandalkan Trinuum Technology, Goodyear terus memproduksi ban-ban yang membawa revolusi dan meningkatkan standar inovasi.
Dalam hal inovasi, teknologi dan kinerja ban, Goodyear terus memimpin dan jelas-jelas berada satu revolusi di depan “Satu Revolusi di Depan” para pesaingnya.

 

1898

Frank Seilberling mendirikan Goodyear Tire and Rubber Company dan memilih nama "Goodyear" untuk menghormati Charles Goodyear.

1908

Model T dari Henry Ford, yang dilengkapi ban-ban Goodyear, menjadi sensasi konsumen kelas menengah. Angka registrasi mobilpun meroket.

1964

Dengan menggunakan ban-ban Goodyear, Craig Breedlove menjadi orang pertama yang mencapai kecepatan 960 km (600 mil) per jam.

1969

Goodyear Aerospace membantu mengirimkan astronaut ke bulan dan membawa mereka kembali ke bumi dengan selamat.

1971 Ban-ban Goodyear meninggalkan jejak ban pertama di Bulan.
1992 Desain Goodyear Aquatreds yang revolusioner membuat ban jenis ini digemari para konsumen dan profesional desain.

1998

Goodyear merayakan ulang tahunnya yang ke seratus.

2001

Goodyear meluncurkan Trinuum Technology, yaitu integrasi dari tiga pusat rekayasa dan teknisnya di dunia, termasuk Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

2003

Goodyear berdiri di puncak drag racing, setelah mengumpulkan kemenangan paling banyak dalam kategori profesional maupun sportsman, dalam kompetisi the National Hot Rod and International Hot Rod Association.

2004

Menandai ulang tahun ke 50 dari keterlibatan Goodyear dalam NASCAR, dan sekaligus menjadi sponsor paling lama dari olah raga ini.

2005

RunOnFlat
Sebagai teknologi termutakhir, RunOnFlat masih terus dikembangkan. Meskipun sistem yang paling dasar yang terdiri atas ban-ban yang telah diperkuat dan dilengkapi sistem TPMS telah dikembangkan, diuji dan kini telah tersedia secara komersial, masih banyak inovasi teknis dan penyempurnaan yang segera akan diterapkan.
 
TINJAUAN SEJARAH

Jika kita menoleh ke belakang, pendirian The Goodyear Tire & Rubber Company di tahun 1898 memang luar biasa. Pendirinya, Frank Seiberling, membeli pabrik pertama untuk perusahaan ini dengan uang pembayaran pertama sebesar US$ 3,500. Dia meminjam uang ini dari salah seorang iparnya. Karet dan kapuk yang menjadi bahan utama di industri ban harus didatangkan dari tempat-tempat yang jaraknya separuh dunia, untuk kemudian dibawa ke kota kecil yang tidak memiliki pelabuhan laut serta hanya mempunyai akses yang terbatas ke transportasi rel. Bahkan pria, yang namanya diabadikan oleh perusahaan ini, Charles Goodyear, telah meninggal 30 tahun sebelumnya dalam keadaan bangkrut walaupun dia adalah penemu teknik vulkanisasi melalui pencarian yang panjang dan berani.

Namun demikian, waktunya tepat. Di tahun 1890-an, sepeda menjadi sangat populer. Kereta tanpa kuda, yang disebut oleh sebagian orang dengan julukan automobile, mulai merebak. Periode depresi di tahun 1893 mulai berakhir. Jadi, pada tanggal 29 Agustus 1898, Goodyear didirikan dengan modal saham sebesar US$ 100,000.

David Hill, yang membeli saham sebesar US$ 30,000, menjadi direktur yang pertama. Namun, adalah Frank Seiberling, sang pendiri yang visioner dan pekerja keras itulah yang memilih nama serta menetapkan logo kaki yang bersayap yang sampai saat ini tetap menjadi bagian integral dari lambang Goodyear. Logo ini mencerminkan keterikatan Goodyear pada sejarah masa lampaunya.

Ada hal lain yang menarik tentang tahun-tahun awal yang legendaris ini, sesuatu yang sukar digambarkan tetapi nyata. Sesuatu tentang orang-orangnya. Orang-orang seperti Frank Seilberling, yang sebenarnya berusaha melikuidasi properti milik keluarganya di tahun 1898 ketika dia mendapat kesempatan yang tidak ada duanya untuk membeli dengan harga murah tanah seluas tujuh are yang kemudian menjadi basis Goodyear. Selain itu ada orang seperti George Stadelman, pria yang selalu menghindari keramaian dan tidak pernah berpidato, tetapi memiliki integritas dan visi jauh ke depan dan memimpin penjualan Goodyear melalui masa-masa kritis sepanjang 20 tahun. Akhirnya ada Paul Litchfield, yang melalui keyakinannya serta kepemimpinannya membantu mengilhami pengembangan Goodyear selama hampir enam dasawarsa.

Dengan hanya 13 karyawan, produksi Goodyear dimulai pada tanggal 21 Nopember 1898, dengan lini produk ban-ban sepeda dan kereta, tapak kuda dan seolah-olah mencerminkan pertaruhan yang diambil Seiberling,chip-chip untuk bermain poker. Pembayaran gaji pertama yang tercatat berjumlah US$ 217.86 berdasarkan upah waktu itu yang berkisar antara 13 sen hingga 25 sen per jam untuk hari kerja sepanjang 10 jam. Setelah berjalan selama sebulan penuh, penjualan mencapai US$ 8,246. Sejak ban pertama diproduksi di tahun 1898, Goodyear terus mendayung menuju status sebagai perusahaan ban terbesar di dunia, gelar yang akhirnya diraihnya di tahun 1916 ketika perusahaan ini mengadopsi slogan"Lebih banyak orang naik ban-ban Goodyear daripada jenis yang lain."Perusahaan ini menjadi perusahaan karet terbesar di dunia di tahun 1926.

Kini, penjualan Goodyear melampaui US$ 18 milyar, walaupun perusahaan ini membutuhkan 53 tahun untuk mencapai tonggak satu milyar dolar pertama dalam sejarahnya. Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 80,000 karyawan di seluruh dunia. Segalanya dimulai di sebuah pabrik berdinding jerami yang diubah-fungsikan di pinggir sungai Little Cuyahoga di Akron, Ohio. Sepanjang sejarahnya, berbagai prestasi yang menciptakan hal-hal pertama di dunia serta berbagai fakta dan angka muncul dan mencerminkan lahirnya sebuah perusahaan besar.